021 - 741 80 54
021 - 298 224 83

Solusi Mudah Kebutuhan Keuangan Anda

Angsuran Ringan Dan Terjangkau

MENJAWAB KEBUTUHAN KREDIT ANDA

Urusan Kredit Jadi Lebih Mudah dan Praktis

Kepercayaan Anda Adalah Modal Utama Kami

SOLUSI CEPAT KEBUTUHAN DANA ANDA

Syarat Pengajuan Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Mobil

Syarat Pengajuan Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Mobil

SYARAT PENGAJUAN KREDIT
PINJAMAN JAMINAN BPKB MOBIL Karyawan Atau Pegawai Wiraswasta Atau Profesional Perusahaan Atau Coorporate
FC KTP Suami + Istri V V
FC KK V V
Rekening Listrik Atau PBB V V
Slip Gaji Atau Keterangan Penghasilan V
FC Surat Keterangan Usaha / Foto Usaha V
FC Tabungan Atau Rek. Koran 3 Bulan Terakhir V V V
FC KTP Direksi Atau Komisaris V
FC Akta Pendirian & Perubahannya V
FC SIUP, NPWP, TDP V
FC STNK V V V
BPKB ASLI V V V


Keterangan :
* KTP , Bagi Yang Belum Menikah, Atau Berstatus Masih Single, Harap Menambahkan KTP Orang Tua (Penjamin)
* Syarat Utama : KTP + KK (Kartu Keluarga)
* Syarat Tambahan : Rekening Listrik Atau PBB . Dan Keterangan Penghasilan Atau Pekerjaan (Jika Di Perlukan)
* Pihak Leasing Berhak Meminta Data Tambahan, Bila Memang Di Perlukan
* Keterangan Lebih Detail, Silahkan Hubungi Marketing Support Kami


Syarat Pengajuan Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Mobil
dikredit.com
Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Motor dan Mobil
Pinjaman kredit dana tunai jaminan BPKB mobil dan motor, cepat dan mudah, angsuran ringan cicilan murah terjangkau, BPKB aman, leasing resmi terpercaya
Jabodetabek, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi,
Menjawab Kebutuhan Kredit Anda

Syarat Pengajuan Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Motor

Syarat Pengajuan Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Motor

SYARAT PENGAJUAN KREDIT
PINJAMAN JAMINAN BPKB MOTOR Karyawan Atau Pegawai Wiraswasta Atau Profesional Perusahaan Atau Coorporate
FC KTP Suami + Istri V V
FC KK V V
Rekening Listrik Atau PBB V V
Slip Gaji Atau Keterangan Penghasilan V
FC Surat Keterangan Usaha / Foto Usaha V
FC Tabungan Atau Rek. Koran 3 Bulan Terakhir V
FC KTP Direksi Atau Komisaris V
FC Akta Pendirian & Perubahannya V
FC SIUP, NPWP, TDP V
FC STNK V V V
BPKB ASLI V V V


Keterangan :
* KTP , Bagi Yang Belum Menikah, Atau Berstatus Masih Single, Harap Menambahkan KTP Orang Tua (Penjamin)
* Syarat Utama : KTP + KK (Kartu Keluarga)
* Syarat Tambahan : Rekening Listrik Atau PBB . Dan Keterangan Penghasilan Atau Pekerjaan (Jika Di Perlukan)
* Pihak Leasing Berhak Meminta Data Tambahan, Bila Memang Di Perlukan
* Keterangan Lebih Detail, Silahkan Hubungi Marketing Support Kami

dikredit.com
Pinjaman Kredit Dana Tunai Jaminan BPKB Motor dan Mobil
Pinjaman kredit dana tunai jaminan BPKB mobil dan motor, cepat dan mudah, angsuran ringan cicilan murah terjangkau, BPKB aman, leasing resmi terpercaya
Jabodetabek, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi,
Menjawab Kebutuhan Kredit Anda

Kenali Kondisi yang Memicu Airbag Mengembang

Jakarta: Technologi airbag mobil memang dirancang sedemikian rupa untuk mengembang cuma saat kondisi-kondisi tertentu. Tapi sebaliknya, airbag justru dapat membahayakan pengemudi atau penumpang jika terlalu mudah mengembang.

Hal inilah yang terjadi pada Honda City tipe GM2 1.5 S A/T tahun 2009 yang terlibat kecelakaan tahun 2012 lalu, dan airbag mobil tidak mengembang. Konsumen pun menggugat HPM karena airbag yang dimaksud tidak berfungsi semestinya.

Menurut Muhamad Zuhdi, selaku Technical Training Manager HPM, pada kecelakaan tersebut, airbag tidak mengembang karena tidak memenuhi kondisi-kondisi tertentu.

Kondisi yang bisa memicu airbag untuk mengembang yaitu tubrukan kecepatan kendaraan 20-30 kilometer per jam, atau lebih terhadap benda kokoh yang tidak bergeser dan tidak hancur ketika terjadi tubrukan. Dan jika tubrukan tersebut terjadi secara frontal atau dari arah depan kiri atau kanan dalam sudut tidak lebih dari 30 derajat.

"Lalu yang menyebabkan airbag tidak mengembang diantaranya menabrak tiang, pagar, pilar atau benda lain yang tidak kokoh. Lalu mobil menabrak tiang, pohon atau pilar tepat di tengah-tengah bagian depan mobil," papar Zuhdi.

Selain itu, tubrukan dari arah depan kiri atau kanan dalam sudut lebih dari 30 derajat dan tubrukan dari arah samping, tubrukan dari arah belakang, maupun mobil terguling. Maka airbag tidak akan mengembang.

"Dalam kondisi itu, energi yang diterima oleh sensor yang terletak pada bagian depan rangka utama mobil, tidak cukup kuat untuk membuat SRS Airbag mengembang," sambungnya.

Kembali ke kasus kecelakaan tadi, HPM pun sudah memeriksa kondisi airbag mobil dan mengirimkan ke Jepang untuk dilakukan penelitian. Hasilnya airbag normal, dan tidak ada kegagalan produk.

Sumber: otomotif.metrotvnews.com

 
Back To Top - Kembali Ke Atas